Kawin Muda?

Waktu gwe SMA dulu, beberapa kali gwe mendengar temen-temen gwe bilang bahwa mereka mau kawin muda. Ide ini, tentu saja, membuat gwe bingung. Gwe beneran nggak ngerti apa yang mereka pikirkan saat mereka mengatakan itu, soalnya ide kawin muda itu sama sekali nggak ada di pikiran gwe. Bahkan kepikiran untuk kawin pun nggak pernah terlintas di kepala gwe waktu gwe SMA.

Waktu itu, kata mereka, kalau kawin muda, maka jarak umur mereka dan anak mereka akan tidak terlalu jauh, jadi katanya mereka bisa deket sama anak mereka. Entah ilmu KB dari mana yang mereka pelajari sampai bisa mendapatkan info bahwa jarak umur orang tua dan anak mempengaruhi kedekatan hubungan.

Intinya, waktu SMA gwe bingung.

Read the rest of this entry »

It Is Your Dream

Pernah nggak sih lo punya mimpi? Well… Jangan pake istilah “mimpi” deh, nanti dikira ngikutin gayanya orang-orang MLM, lagi… Hmm, bagaimana kalau gwe menggunakan istilah “cita-cita”?

Iyah… “Cita-cita”, seperti yang ada di lagunya Susan Ingin Jadi Dokter itu loh. Itu loh, yang ada di album kenangan semasa SD waktu lo lagi menulis biodata dan kesan pesan. Itu loh, yang selalu ditanyain om dan tante sewaktu lo masih kecil, dan mulai tidak ditanyakan lagi saat lo beranjak dewasa. Iyah, cita-cita yang itu…

Read the rest of this entry »

Sisters!

Beberapa hari yang lalu gwe baru diceritain sama si Mon tentang aturan keluarga yang sudah gwe lupakan. Well, beberapa bulan terakhir ini, gwe sempat memikirkan sebuah pertanyaan, dan ternyata sebuah pembicaraan kecil dengan adik bisa memberikan gwe jawaban yang lebih dari cukup memuaskan. Tau gitu, dari awal gwe nanya sama dia kan? Daripada pusing sendiri…

Eniwei, inilah pertanyaan yang berbulan-bulan mengganggu gwe.

Gwe ini empat bersaudara. Tiga diantara kami cewek. Selama ini gwe selalu melihat bahwa sisterhood bond is stronger than mother-daughter. Lebai sih, tapi mungkin itu adalah gambaran yang paling tepat mendeskripsikan bagaimana sebuah hubungan persaudarian. Atau setidaknya, satu kalimat itu mampu menggambarkan apa yang gwe rasain selama ini.

Read the rest of this entry »

Gwe Aku Saya Bybyq

Jalan-jalan sana sini, menemukan banyak blog-blog bagus yang seru untuk dibaca dan (kadang) dikomenin. Lagi-lagi blogwalking membawa pelajaran baru untuk gwe. Atau setidaknya meskipun belum mulai mempelajari apapun, gwe mulai melihat sesuatu untuk gwe pertanyakan, dan kemudian gwe pikirkan.
Jadi beginilah ceritanya…

Setelah dipikir dan dirasa, mungkin ada baiknya gwe meninggalkan kebiasaan menggunakan bahasa slang, seperti “gwe”, “lo”, dan lain sebagainya di blog. Pertimbangan gwe, tentu saja gwe bukannya sedang mengikut trend… (Trend apa pula coba?) tau sendiri gwe agak anti-trend…

Read the rest of this entry »

Janji Kepada Stu

Kemarin gwe berjanji sama Stu untuk bersihin kandangnya hari ini. Bukan apa-apa, kalo lagi mens kaya begini ini, rasanya males banget buat ngapa-ngapain. Perut sakit, pinggang pegel, rasanya bersihin kandang Stu menjadi beban yang begitu berat. Akan tetapi, janji adalah hutang bukan? Rasanya nggak lucu kalo gwe ngemplang utang sama seekor hamster, maka jadilah gwe membersihkan kandang Stu hari ini.

Emang sih pekerjaan membersihkan kandang Stu menjadi agak sedikit membebani kalau dilakukan dengan terpaksa. Bagaimana tidak terpaksa? Prediksi gwe, sakit perut ini sudah sembuh, dan pinggang yang udah selama dua hari ini selalu gwe tempelin koyo sudah sembuh, tapi ternyata dugaan gwe meleset. Gwe membersihkan kandang Stu dengan siksaan fisik yang tiada tara.

Read the rest of this entry »