Gara-gara menonton pertunjukan seni budaya Tionghoa beberapa hari yang lalu, saya jadi teringat kakek saya. Jujur saja, kakek saya adalah satu dari sedikit (atau mungkin malah satu-satunya) orang yang mendekatkan seni dan budaya kepada saya. Seni dan budaya Tionghoa, salah satunya.
Kakek saya mencintai seni dan budaya, dan juga olah raga. Kepada kami, dia mengajarkan sesuatu yang lepas dari kawalan Papa dan Mama yang lebih menekankan nilai-nilai akademis. Kakek saya menghargai lukisan kanak-kanak yang kami buat. Kakek saya suka menyanyi dan mendengarkan saya bermain organ di rumah. Beliau juga yang pertama mengajarkan kami tenis dan berenang.