Pembangunan SuperByq tahap 2

Standard

Mungkin ada yang pengen tahu (kalau ga ada ya sudah, I will tell anyway), kenapa gwe memutuskan untuk pindah rumah ke sini. Apakah ada yang salah dengan blogspot? Atau ada yang kurang dengan blogging platform yang lain? Toh, cuma dengan beli domain name sebenarnya bisa pindah alamat begitu saja.

Buat gwe, ngeblog di blogging platform seperti tinggal di rumah susun. Mau seperti apapun kerennya, tetep aja harus share nama dengan orang lain. Kerenan dikit anggap saja tinggal di apartment, tapi tetap saja nggak punya hak jual beli tanah. (Siapa tau kalo SuperByq udah terkenal bakalan ada yang mau beli?)

Sedangkan Superbyq adalah rumah yang dibangun dari nol. Beneran rumah. Ada tanahnya, ada bangunan sendiri, ga perlu share nama sama orang lain. Dan yang pasti bisa narsis sesuka hati. Yah… Kalo mau narsis di apartment juga ga papa sih… Tapi kalo di rumah sendiri, ga harus khawatir tetangga bakalan gedor-gedor pintu saat kita terlalu berisik, kan?

Gwe tau SuperByq masih perlu dihias sedikit lagi. Tapi secara fungsional udah mulai bisa dijalankan… Jadi gwe rasa, sejak hari ini Superbyq udah mulai bisa soft opening.

Cihui!

Advertisements

6 responses

  1. aku sepakat ama yg ini byq:
    …ngeblog di blogging platform seperti tinggal di rumah susun. …
    so.. mari kita rayu si divardha unutk bngun rumah sendiri.. haha

    Like

  2. berkunjuuuuung 🙂 cool, calm, confident (walaah, kyk rokok ajee :P)
    slmt2 atas soft openingnya.
    keep writing mel 🙂

    Like

    • Senang sekali, begitu dikunjungin langsung dikomen 2 kali *bercucuran air mata karena terharu* Terima kasih sudah datang ya…

      Like