Stu! Maafkan Aku!

Standard

Gwe kira kenapa sejak kemarin malam si Stu mulai bertingkah. Sebentar-sebentar gigit-gigit pintu kandang, di kasih makan nggak terlalu peduli, dan bahkan yang lebih menyebalkan, dia lebih suka berada di luar kandangnya! Nggak sopan banget, padahal itu kandang udah gwe beli mahal-mahal. (contoh pemilik hewan peliharaan yang pelit).

Gwe baru tahu jawabannya nggak beberapa lama yang lalu dan gwe merasa cukup berdosa sudah menuduh Stu yang tidak-tidak. Berawal dari dia gigit-gigit pintu kandang lagi, dan gwe berbaik hari mengijinkan Stu main-main bentar keluar kandang.

Lima menit setelah dia kembali dikandangkan, eh lha dalah, kok dia mulai gigit-gigit kandang lagi. Atau setidaknya, gwe kira dia gigit-gigit kandang lagi soalnya gwe mendengar bunyi-bunyian aneh di belakang sana. Setelah dilihat-lihat, dia nggak berada di dekat pintu, dia juga nggak lagi berusaha menurunkan tangga dan sumpit yang gwe taruh di sana sebagai ‘wahana permainan Stu’.

Ternyata dia sedang berkutat dengan tempat minumnya. Waktu gwe cek ternyata airnya nggak keluar dari sana. Ternyata karet di tutup tempat minum Stu menyumbat aliran airnya, sehingga airnya nggak keluar dan Stu selama seharian dari kemarin (saat gwe nambahin air minumnya) belom minum sama sekali.

Jadi pengen nangis rasanya, pasti Stu kehausan. Dia pasti dehidrasi, dan dia pasti pengen keluar karena dia merasa di luar sana ada sumber air minum karena dia kehausan. Aaah… Stu maafkan pemilikmu yang tidak peka ini…

Advertisements

3 responses

  1. Tiba2 keinget Baron (ikan gw yg udh almarhum).
    Gw jd ngrasa brsalah, slama dia hidup gw ga prnh kasi dia minum !

    *kabur sblm dibakar massa*

    Like