#bahasaku

Standard

Sudah pernah dengar istilah tagar? Bagi yang sering berkicau ria di twitter tentu tahu istilah hashtag. Nah, padanan bahasa untuk hashtag itu rupanya disebut tagar, singkatan dari kata “tanda pagar”. Ada apa gerangan tiba-tiba bybyq membahas tentang tagar?

Sejak beberapa hari ini beberapa tweeps Indonesia sedang keranjingan tagar #bahasaku. Dengan menempelkan tagar ini, mereka bermaksud untuk mulai menggunakan bahasa Indonesia yang baik, dengan mengurangi penggunaan istilah-istilah asing. Meskipun baru saja dilaksanakan, tapi rupanya kegiatan ini mendapat sambutan cukup baik dari pengguna twitter yang lain.

Meskipun si bybyq ini belum mulai menggunakan tagar #bahasaku saat berkicau di twitter, bukan berarti si bybyq ini tidak peduli. Buktinya, entry kali ini ditulis sebagai wujud dukungan bybyq terhadap tagar #bahasaku, dan usaha untuk melestarikan bahasa Indonesia. Semoga meskipun pembaca superbyq.com tidak sebanyak itu, namun dapat membantu menyebarkan informasi tentang #bahasaku.

Apakah ada yang menyadari perbedaan entry ini, dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya? Benar sekali, Bybyq tidak menggunakan “gwe – lo”. Jadi teringat beberapa waktu yang lalu bybyq membuat tulisan berjudul “gwe aku saya bybyq” yang membahas tentang gaya penulis untuk menyebut orang pertama tunggal.

Nah, kali ini, apabila si Fajar datang lagi dan bertanya dengan gaya Rangga AADC, “Kok sekarang aku-kamu? Biasanya gue-lo.” Jawabannya sudah ada, tanpa harus menyontek jawaban Cinta AADC.

“Kan ini #bahasaku…”

Advertisements

2 responses

  1. Yuuup… begitu duong… Akhirnya ada juga yang dengan sukarela menemani ‘Blog Tjap Bagong’-ku untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar (Meskipun semakin hari tata bahasa-ku semakin kacau karena terpengaruh tata bahasa lokal, tapi PD ajah lagiiihhh).
    Tau nggak sih boook? tekad ini sudah ada sejak aku pertama kali nulis blog. dipikir-pikir sebagai ajang memelihara bahasa karena tidak punya lagi lawan bicara sehari-hari, hiks…

    Tidak takut dibilang kampungan dan goblok berbahasa Inggris? Tidak duong… bahkan percaya diri, karena berani melawan arus. Lihatlah, nama samaranku ‘Bedjo’, Blog-nya bernama ‘Blog Tjap Bagong’. Keren kan? Keren duong… Teman-teman disini bilang ‘Terdengar eksotis’.

    Like

    • Pengennya sih begitu. Tapi pasti bagaimanapun juga blog ini nggak bisa sepenuhnya EYD seperti bahasa surat kabar begitu lah. Tata bahasa sehari-hariku saja masih kacau, tapi setidaknya mulai mengurangi penggunaan istilah-istilah asing 😀

      Mari lestarikan bahasaku 😀

      Like