Luna

Standard

Tiba-tiba jagad twitter heboh dengan munculnya sebuah video yang menggambarkan ‘pertempuran’ paling panas di Indonesia Raya setelah “Bandung Lautan Api”. Ealah, ternyata urusan video pornonya Luna Maya versus Ariel Peter Pan. Tidak berapa lama kemudian menyusul serangan susulan dari Ariel, berupa video yang tidak kalah serunya, kali ini bersama Cut Tari.

Desas desusnya sih, masih ada banyak video serupa yang dibuat oleh vokalis band tersebut yang tersebar di penjuru dunia maya. Meskipun semua pihak yang terlibat mengaku bahwa ‘aktor dan aktris’ dalam film independen tersebut bukan mereka, tapi kebanyakan orang mengaku bahwa mereka yakin, bahwa memang benar Luna Maya, Ariel Peterpan dan Cut Tari lah yang ada dalam video tersebut.

Terlepas dari apakah mereka mengaku atau tidak, atau terlepas dari benar atau tidak itu adalah mereka, gwe rasa tidak adil kalau kemudian seluruh elemen bangsa ini kemudian mencaci maki mereka. Di mata gwe, mereka bertiga (atau mungkin lebih, kalau ternyata benar masih ada), hanyalah korban saja.

Seorang pengacara muda, yang sebenarnya menurut gwe reputasinya sebagai advokat itu hanyalah biasa-biasa saja menyuarakan hal yang menurut gwe ANEH apabila dikatakan oleh seseorang yang berpendidikan. Logikanya saja, apa gunanya menuntut para selebritis yang sedang tertimpa musibah ini, selain tentunya kepentingan pribadi beliau untuk sekali lagi cari sensasi. Mungkinkah untuk mendongkrak popularitas beliau di kancah politik yang ingin ditujunya saat ini? FAILED!

Seandainya benar itu adalah Luna Maya dan Ariel, ataupun Cut Tari dan Ariel yang ada di video tersebut, lalu kenapa? Para selebritis ini tidak pernah berniat untuk membuat dan menyebarkan video porno ke masyarakat. Video yang dibuat itu tidak menghasilkan keuntungan apa-apa bagi mereka. Apakah mereka menerima bayaran untuk direkam dan disebarkan di internet seperti itu? Berapa banyak video porno bikinan anak negeri ini yang tersebar dan tidak ada yang membuatnya menjadi heboh, atau mencaci makinya sampai menyumpah serapahi dengan kata-kata kasar. Padahal video-video ini lah yang memang dibuat untuk sengaja disebarkan.

Banyak yang berargumen bahwa seorang publik figur seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Publik figur yang semacam ini, seharusnya memberikan contoh bagi anak-anak muda bangsa ini. Hey! Mana peran orang tua? Yang seharusnya menjadi contoh bagi anak muda itu ya seharusnya orang tuanya, bukan publik figur. Ada urusan apa mereka sama moral anakmu? Pendidikan moral itu dimulai dari keluarga, bukan dari televisi atau internet, so if your children took a bad example for their role model, blame yourself.

Yang masih berargumen soal moral, gwe pertanyakan balik argumen itu. Namun sebelumnya, gwe bilang dulu, bahwa gwe tidak pernah mengatakan bahwa gwe punya moral yang lebih baik. Justru karena gwe tahu itu makanya gwe berusaha mengingatkan agar tidak mencaci moral seseorang hanya karena apa yang terlihat di permukaan. Okey, yang ngomongin soal moral. Bahwa moral para selebriti ini adalah bejat… well, *terkekeh* kalau moral kalian sebaik itu, akankah kalian bersusah payah mencari link (yang berkali-kali diblock), mendownload, dan menonton berulang-ulang (untuk memastikan bahwa itu benar-benar Luna Maya)?

Come on…

Kita tahu banyak di luar sana orang-orang yang melakukan sex di luar nikah. Maybe some of you have done that too. Hanya karena ini Luna Maya caught on tape saja maka dipermasalahkan, diributkan, dan juga dibesar-besarkan. It’s just a porn video. Tutup mukanya, dan itu ga ada bedanya sama porn movie lainnya. So why don’t we just get over it?

Advertisements

12 responses

  1. Aduuuh, tuh pengacara yang menuding Aril dkk tak bermoral…sebenernya kuper apa gaptek sih?? mask ga tahu kalo pidio lokal-an gitu banyak nya bejibuuun?? ga d penjarain aja semua, sama yang nge down load seklaian! (maaf, Eugene…..hihihihi) biar penuh penjaranya!!

    Like

      • hahahaha….gw kan mau berterima kasih sama Luna dan Tari seperti saran loe diatas…hehehe ksian tapi mereka ya sampai DPR aja ikutan pusing ngurusin video-video yang ajaib itu…kalau sama rakyat yg makan Nasi Aking pusing juga gak ya???

        Like

  2. Ntah knp gw ga prnh respect ma pengacara2 yg suka cari sensasi, cuap2, pdhl kasus yg ditanganin cuma perceraian/narkoba artis, ga bgt deh -_-“.
    Pndapat gw soal pidio2 itu, lmyn bwt nambah2 koleksi. hahha =D
    Seandainya itu bnr mrk, kurang krjaan bgt lg gituan malah direkam2. Ok lah sekedar bwt koleksi pribadi. tp kudu ati2 donk nyimpennya di tmpat yg aman.
    Gw anggap ini musibah aja bwt mrk, anugrah bwt penggemar bokep seperti gw. **nunggu yg 32 pidio lg**Ga sopan bgt ya gw -_-“. hahahha =D

    Like

    • Iye kan, Jin? Jujur-jujuran aja deh… kalo yang trhibur ya nggak usah sok suci teriak-teriak tentang moral, berterima kasih sajalah sudah cukup… Masa benci bilang cinta, cinta bilang benci?

      Serius masih ada 32 pidio lagi!? *shock tapi senang*

      Like

  3. “tapi buka dulu cidimu… buka dulu cidimu… biar kulihat warnanya… kan kulihat modelnyaaaaa…” fresh new arrangement 2010 by Ariel. hihihi :))

    Like

    • Kirain lagunya… “tapi buka dulu cidimu, buka dulu cidimu… biar kurekam pantatmu… kan kurekam tatomu…”
      (soalnya katanya ada tato di atas pantatnya Luna Maya)

      Like