Monthly Archives: July 2010

Peraturan Dibuat Untuk… (2)

Standard

Waiiit…

Saya harap tidak ada yang tiba-tiba melihat saya sebagai orang suci karena entry saya sebelumnya. Apalagi, ada yang menganggap saya ngesok membuat tulisan semacam itu. Sori ye… sebelom yang berasa cuap-cuap, saya bikin dulu tulisan lanjutan, berhubung yang kemarin masih berakhir menggantung. (menggantung karena sebenarnya saya masih ingin menulis banyak, cuman udah ngantuk kemarin…)

Kesalahan itu manusiawi. Tidak ada gading yang tak retak, semua orang pasti juga pernah melakukan kesalahan. Termasuk ya si Bybyq ini.

Saya mengerti bahwa human error itu tidak bisa dihindari, dan bahwa kadang kala kelalaian kecil bisa terjadi (manusia itu makhluk yang kompleks, toh?). Saya juga memahami adanya technical error, di mana beberapa kecelakaan terjadi di luar kendali manusia. Tapi ada satu faktor yang membedakan antara kecelakaan-kecelakaan ini dengan apa yang saya bahas sebelumnya.

Read the rest of this entry

Peraturan Dibuat Untuk…

Standard

DILANGGAR!!

Seandainya dulu kalian menjalani kehidupan SMA circa 1990-2000 an, pasti sering mendengar itu. Belum lagi kalau ada yang ngomong, “Nyontek itu nggak apa-apa yang penting jangan ketauan”. Ditambah lagi kalau ada yang bilang, “Yang penting naik kelas”.

Meskipun saya bukan salah satu pelaku (bukan nyombong yah, tapi catatan akademis saya bersih dari contek mencontek), saya masih bisa ikut tertawa dengan teman-teman saya yang mengatakan hal tersebut. Tapi entah kenapa saya sekarang tidak bisa tertawa lagi mendengar hal semacam itu, karena buat saya itu sekarang terdengar mengenaskan. Bagaimana tidak mengenaskan?

Read the rest of this entry

Inspirasi Lunchbreak

Standard

Apaa?

Bukannya Bybyq sedang bekerja, kenapa bisa posting blog?

Ha!

Tentu saja, yang pertama alasannya adalah bahwa saya bisa posting kapanpun yang saya mau, karena internet tersambung setiap saat. (Itulah enaknya kerja yang berhubungan dengan internet). Lagipula, saya posting pas lagi istirahat kok. Emangnya saya robot, nggak pake istirahat gitu?

Saya tahu bahwa blog ini mulai sedikit demi sedikit terlantar lagi karena saya harus mulai fokus dengan kerjaan. Bukan cuma itu, tapi perjalanan yang menghabiskan waktu dan melelahkan secara fisik dan mental tidak mendukung saya untuk membuat tulisan yang menarik. Intinya, kalau sepulang kerja itu, saya udah nggak sanggup mikir lagi. So, saya mencoba untuk ‘mencuri’ waktu di sela-sela jam istirahat untuk ngeblog.

Oke nggak?

Read the rest of this entry

A Little Update

Standard

Meskipun tidak dikatakan, tapi saya tahu fans-fans saya pasti kangen dengan update di Superbyq. Buktinya meskipun saya nggak ngupdate sekian lama (padahal cuman kelewat paling lama dua hari) masih ada aja yang mampir dan komen, seolah-olah memanggil saya melalui notification di email. Maka untuk menjawab panggilan anda semua, saya datang untuk memberikan sekilas update.

Akhirnya saya sudah mulai bekerja di kantor. Serius! I love the job! Love it love it love it. Beneran loh, saya nggak ngomong ini karena takut kebaca sama Pak Boss (yang saya curigai suka nyangkut di blog ini), atau kebaca penulis saya yang sempet mangpir juga di mari. I really love the job. Cuma satu yang menyiksa… Eh… Dua… Eh beberapa…

Read the rest of this entry

Sumpah Saya Bukan Peramal

Standard

Saya lupa kapan tepatnya saya punya bakat nge-jinx. Kata orang, mulut saya ‘bau’. Bukan dalam artian saya malas gosok gigi, tapi karena saya sering mengatakan sesuatu (yang kesannya asal-asalan) tapi terus jadi kenyataan. Beberapa kali terjadi, dan membuat beberapa orang merasa dirugikan.

Saya sendiri yakin bahwa saya bukan penyihir, dan saya tidak pernah melakukan praktik-praktik perdukunan, yang membuat kata-kata saya menjadi kenyataan. Saya juga bukan peramal, saya tidak bisa membaca masa depan (dan masa lalu). Saya juga tidak melakukan praktik-praktik pencarian pesugihan yang membuat saya menjadi sakti dengan kata-kata saya. Dan saya yakin saya tidak punya kata-kata bertuah yang membuat itu menjadi kenyataan. Pokoknya, kalau sampai kata-kata yang saya ucapkan berubah menjadi kenyataan, saya yakinkan kepada semuanya bahwa itu tidak ada hubungannya dengan hal yang mistis-mistis.

Oh… saya sudah pernah bilang kalau saya nggak percaya sama yang kaya begituan kan?

Dan… Oh… Nama saya bukan Paul, dan saya tidak bertentakel delapan.

Dan nama saya bukan Mani.

Saya manusia.

Dan, meskipun tebakan saya tentang pemenang piala dunia menjadi kenyataan… Saya yakinkan bahwasanya, saya bukan Deddy Corbuzier.

Anyway…

Read the rest of this entry

Bybyq Punya Hutang

Standard

Okay… Saya masih punya beberapa hutang yang harus saya bayar… Sebaiknya segera saya lunasi sebelum akhir bulan ini daripada nantinya hidup saya susah, tidak tenang karena dikejar-kejar sama penagih hutang.

Yang pertama:

1. Saya hutang lembar ucapan terima kasih untuk penulisan skripsi saya. Saya sudah bernjanji untuk menuliskan satu lagi di sini dengan ucapan terima kasih yang ‘tanpa sensor’

2. Saya hutang Waka Dance. Tentu saja Waka Dance yang saya maksud bukan dance ala Shakira, tapi Waka Dance yang ada di www.join1goal.org. Organisasi ini didirikan untuk memajukan pendidikan di Afrika, dan didukung oleh FIFA (pada saat itu mengambil momen Piala Dunia).

3. Saya hutang tulisan di blog-blog saya yang lain, dan tentu saja saya masih berhutang banyak terhadap proyek-proyek yang ingin saya jalankan, tapi selalu tertunda karena saya lagi suka sok sibuk sendiri.

4. Saya masih hutang bacaan… saya masih punya tiga buah buku yang dibelikan oleh kedua adik saya ketika mereka mereka berlibur kemarin.

Baiklah… saya sudah tahu apa saja hutang-hutang saya… Jadi kalau ada yang merasa saya utangi, mohon sabar, nyusul satu demi satu ya…

Yeah… So?

Standard

Saya paling tidak suka kalau ada orang mengomentari apa yang sedang saya kerjakan. Apalagi komentarnya bukan komentar yang membangun, bukan saran, bukan komentar yang berguna melainkan komentar sambil lalu, yang sama sekali tidak enak untuk didengar. Apalagi komentarnya dilontarkan tanpa dipikirkan terlebih dahulu.

Dan apalagi, ditujukan kepada saya akan hal-hal yang saya sukai dan saya cintai. Tentang pekerjaan yang saya lakukan, atau jalan yang saya pilih. Saya tidak suka itu, dan meskipun saya tidak berterus terang kepada mereka yang berkomentar, tapi saya tidak akan menanggapi lebih jauh. Saya tidak mau membuang-buang waktu saya pada orang yang tidak peduli.

Satu hal yang saya jadikan patokan. Orang yang tidak peduli dengan apa yang dia katakan, tidak akan peduli dengan apa yang dikatakan oleh orang lain.

Read the rest of this entry

Hari Pertama Kerja, Apa Kabar Bybyq?

Standard

Ya! Hari ini adalah hari pertama saya bekerja sebagai seorang portal manager. Sebenarnya hari ini saya lebih banyak belajar daripada bekerja sih, tapi seperti itulah kira-kira yang dinamakan dengan hari pertama kerja beneran. Jadi, maaf ya kalau tadi YM nya ada yang ga dibales, karena saya sedang diskusi dan lagi banyak nanya sama bos saya.

Memang sih, hari ini saya belum ke kantor, karena pekerjaan saya hari ini bisa dilakukan di rumah. Baik yah perusahaan di tempat saya bekerja? Dan, saya baru mulai benar-benar masuk ke kantor nanti pada tanggal 19. I’ll keep you guys updated. Tapi jangan salah, meskipun saya bekerja dari rumah, saya tetap harus online sesuai jam kantor, dan meskipun tidak ada yang mengawasi harus tetap profesional. (artinya dari jam 8 pagi sampe jam 5 sore, kecuali jam makan siang, saya tidak bekerja sambil nonton tipi atau sambil buka facebook).

Read the rest of this entry

Panggil Saya Bitchbyq…

Standard

**WARNING: POSTINGAN INI PANJANG BANGET, HARAP SEDIAKAN POPCORN DAN AIR MINUM UNTUK JAGA-JAGA**

Sepertinya sudah berabad-abad sejak terakhir saya ngetik blog dengan menggunakan enam jari (saya memang nggak bisa ngetik dengan 10 jari, sedangkan gaya mengetik 11 jari sudah basi). Akhirnya saya bisa mengistirahatkan jempol saya barang sejenak, karena saya sudah berhasil mendapatkan koneksi internet saya kembali.

Apakah saya ganti provider? Tentu tidak! Bwek… saya masih mau yang murah ini, apalagi saya sudah berhasil meluapkan emosi saya di counter layanan pelanggan di salah satu mall di dekat tempat di mana saya tinggal. Jadi tidak ada masalah. Lalu kenapa saya harus disebut bitchbyq? *maniacal laughter misterius*

Yap… saya bener-bener berlaku menyebalkan tadi. Bukan tanpa alasan tentunya, tapi karena saya baru menyadari bahwa saya ini salah sepenuhnya. Mungkin CS yang terima telepon pengaduan itu memang ngomong seperti kaset rusak, tapi mereka nggak ada apa-apanya dibanding sama customer service yang saya temui hari ini. Buat saya, CS di telepon kemarin terdengar seperti bawang putih, dan yang tadi saya temui adalah si bawang merah. Dan saya ga doyan bawang.

Read the rest of this entry

Dunia Berputar Di Sekitar Bybyq

Standard

Ada apa dengan dunia di sekitar saya?

Sebenarnya tidak ada apa-apa sih… Begitu saja, seperti hari kemarin, dan kemarinnya lagi. Saya cuma lagi mau ngomongin orang. Seperti biasa, kalau saya lagi mau ngomongin orang lewat blog. (Apakah blog ini sudah beralih fungsi menjadi sebuah diary? Tentu tidak!)

Hm… sebenarnya ini diawali dari teori yang dikemukakan oleh seorang ilmuwan. Meskipun teori ini adalah teori yang agak purba, tapi sampe sekarang, masih diakui kebenarannya. Setidaknya, sudah terbukti kebenarannya. Yang menarik bagi saya adalah bagaimana teori ini diciptakan, dan juga diperjuangkan…

Read the rest of this entry