Bybyq dan #HIMYM

Standard

Saya mulai sering menonton HIMYM sejak saya pindah ke apartemen sini…

Eh?

Oh iya! Bagi yang belom tahu, HIMYM yang saya omongin ini adalah sebuah serial komedi berjudul How I Met Your Mother. Menceritakan kehidupan antara lima orang sahabat Ted Mosby, Marshall Eriksen, Lily Aldrin, Barney Stinson dan Robin Scherbatzsky, dengan Ted sebagai tokoh sentral sekaligus mata rantai yang menghubungkan kesemua ceritanya. How I Met Your Mother diawali dari bagaimana Ted Mosby di tahun 2030 menceritakan kepada kedua orang anaknya, bagaimana dia bisa bertemu dengan ibu mereka, tapi karena Ted ini sangat hobi bercerita, maka kisahnya melantur kemana-mana bahkan ke tahun jauh sebelum dirinya bertemu dengan sang ibu.

Yang membuat saya senang menonton serial ini, selain tentu saja lucu, adalah bahwa saya tidak perlu lagi menebak-nebak bagaimana nasib para tokohnya seperti kebanyakan serial lain. Di serial ini saya sudah tahu bagaimana endingnya, yaitu Marshall dan Lily menikah sampai tua dan Ted Mosby mengakhiri perjuangannya untuk mencari pasangan hidupnya dengan menikah dengan ibu dari anak-anaknya.

Lihat! Bahkan dengan spoiler ending macam ini saja saya masih ingin terus menonton acara ini karena yang menarik dari serial ini bukan saat menunggu-nunggu akhir seasonnya, tapi bagaimana proses perjalanan mereka sampai ke ending. Persis sebagaimana yang digambarkan oleh judul serial tersebut.

Dari serial ini saya belajar banyak hal. Meskipun kebanyakan dari episodenya menceritakan kehidupan percintaan Ted Mosby, tapi sebenarnya banyak yang bisa digali dari cerita tersebut. Saking banyaknya yang bisa diambil dan menjadi inspirasi saya dalam menulis dan berpikir, saya bahkan memutuskan untuk menggunakan tag #HIMYM untuk tulisan-tulisan saya yang terinspirasi dari acara itu. Dan, ternyata tidak salah bukan? Tulisan pertama saya dengan tag #HIMYM mendapat sambutan luas, bahkan memperoleh award Kolor Hijau dari Inyo, blogger tetangga yang terdampar di sini.

HIMYM membuat saya makin menghargai proses.

Sebuah kejadian akan menjadi biasa-biasa saja kalau kita tidak pernah benar-benar menghargai proses terjadinya. Misalnya hujan, atau pelangi, atau bagaimana nasi itu sampai di piring. HIMYM menjelaskan, kejadian sederhana seperti bagaimana seorang Ted Mosby bertemu dengan wanita yang menjadi ibu dari anak-anaknya ternyata diawali dari sebuah proses yang sangat panjang dan melibatkan banyak kejadian dan juga orang lain dalam kehidupannya. Coba kalau Ted cuma bilang, “I met your mom at the train station, or cafe, or… wait… I actually don’t remember…” tidak akan pernah ada cerita yang bisa kita nikmati, bukan?

 

Advertisements

Comments are closed.