Jabang Tetuko

Standard

Akhirnya kesampaian juga saya nonton Jabang Tetuko, setelah beberapa bulan lalu saya tidak sempat menonton pagelarannya. Dan, entah bagaimana caranya, secara ajaib, si Onyed menawarkan diri untuk menemani saya menonton pertunjukkan teatrikal ini. Bukan gayanya banget sih tapi saya senang setidaknya ada teman nonton…

Cerita Jabang Tetuko ini diambil dari kisah pewayangan, tentang lahirnya Gatut Kaca, satria dari Pringgodani. Meskipun dalam cerita kemarin tidak disebut-sebut tentang Pringgodani tapi menurut saya itu hanya masalah penyebutan nama tempat dan peristiwa yang berbeda-beda setelah melewati beberapa kali alih bahasa. Diawali dari Kala (raksasa) Pracona yang kebelet kawin dengan Dewi Drupadi (diperankan Happy Salma), sehingga mengacak-acak dunia dewa demi menuntaskan keinginannya. Tetuko, anak Bima (Werkudoro dalam istilah pewayangan Jawa) dengan Dewi Arimbi (diperankan Sita Nursanti) diambil dari tangan orang tuanya dan dikirim untuk mengalahkan gerombolan raksasa tersebut.

Dan seterusnya, dan seterusnya, kalau penasaran cari saja novel-novel atau buku yang menceritakan kisah Gatotkaca. Kalau nggak betah baca buku, kemarin saya juga lihat ada versi komiknya juga, tapi intinya saya tidak akan menceritakan bagaimana kisah lengkapnya. Bwek!

Saya acungkan dua jempol untuk pertunjukkan Jabang Tetuko ini, selain karena mengusung tema yang sangat Indonesia, juga bisa membuat si Onyed melongo diam menonton pertunjukkan berdurasi sekitar satu jam tersebut. Bumbu-bumbu komedi membuat orang awam bisa menikmati cerita ini tanpa menguap. Belum lagi bonus mendengarkan Sita Nursanti menyanyi, diiringi kerennya ilustrasi musik. Pertunjukkan Jabang Tetuko ini… Saya jadi bingung mesti saya kategorikan sebagai pertunjukkan apa…

Ada wayang orangnya. Ada wayang kulitnya. Ada sedikit film untuk adegan laga yang agak impossible. Ada nyanyi dan nari seperti opera. Ada bahasa Jawa. Ada bahasa Indonesia. Ada perang-perangan yang diperankan oleh seniman wushu segala (yang membuat adegan berantemnya nyata sekali)! Saya jadi mikir, wajar saja kalau nontonnya mahal sekali, lha wong efek panggungnya keren sekali. Saya sampai nggak sempat mengeluh tempat duduk saya nggak enak diduduki.

Ada beberapa wajah beken yang sempat saya kenali, seperti Ronald dan JFlow dari Provocative Proactive, juga Karina Suwandi yang datang menonton acara ini. Saya curiga di pertunjukkan sebelumnya lebih banyak lagi seleb yang menyempatkan diri menonton juga.

Hayo! Kapan lagi ada pertunjukkan serupa? Saya sempetin deh datang menonton (selama saya masih di Indonesia tentunya).

Advertisements

Comments are closed.