Lebaran On The Road: Kopdar!!

Standard

Setelah sekian lama berhubungan melalui dunia maya; melalui blog walking, dan komen-komenan, maupun melalui twitter, akhirnya saya berhasil menemui teman-teman blogger saya. Perjalanan yang menyiksa kemarin terbayar sudah dengan kegilaan bersama teman-teman saat akhirnya kopdar terlaksana.

Soe

Soe adalah blogger yang berdomisili di Surabaya. Saya bertemu dengan Soe saat saya berada di sana. Tidak seperti yang saya bayangkan, ternyata Soe tidak se-girly itu. Meskipun dia bisa menjahit rok Alice, ternyata tampangnya persis seperti anak pencinta alam. Gimana ya? Ya seperti itu lah.

Cara bicaranya sepertinya galak, tapi sebenarnya tidak segalak itu. Apapun yang dikatakannya informatif dan memberikan pengetahuan baru dan inspiratif. Yang lebih menyenangkan lagi, Soe tidak rela saya datang ke Surabaya dan tidak makan makanan khas Surabaya!!

Selain itu, Soe juga memberi tahu bahwa ternyata hotel yang saya tinggali itu adalah situs bersejarah, bahkan dia menunjukkan di mana prosesi sejarah itu terjadi. Ngobrol dengan Soe tidak ada habisnya, bahkan tidak terasa kami mengobrol sampai nyaris tengah malam di lobi hotel (dan ternyata kamera saya tertinggal di sana malam itu!!).

 

Divardha, Fajar dan Neng Biker (+1)

Mereka berempat datang dan langsung membuat saya kehabisan nafas karena saya berjalan dari villa di tempat saya menginap langsung ke lobi hotel yang ternyata merupakan jalanan yang menanjak. Bagaimana tidak menggeh-menggeh. Saya berlari karena mereka bilang mereka sudah sampai dan sedang menunggu di atas rumput. Ternyata saat saya tiba di tempat mereka menunggu, Divardha dan Neng Biker sedang berseluncur ria di atas rumput.

Ternyata tiga orang yang berisik di twitter itu tidak semuanya seberisik itu. Fajar misalnya, ternyata dia itu cuma mesum aja, tapi nggak pake bawel. Sedangkan Divardha, ternyata dia manis banget mukanya, matanya belo banget sampe kaya emoticon. Dan Neng Biker itu ternyata bawel banget, dan nggak segahar namanya yang Biker Biker itu… aslinya dia mirip ibu-ibu gaul… Tapi pacarnya Neng Biker ternyata pendiam juga.

Wait… apakah cowok-cowok Malang itu semuanya pendiam?

Dengan blogger-blogger dari Malang ini, saya tidak bisa berhenti ketawa, dan nggak bisa berhenti nyengir karena sesi foto-foto yang tidak ada habisnya. Di akhir kunjungan singkat yang sangat memorable itu, saya pun mendapat oleh-oleh pin lucu dengan tulisan dan maskot Blogger Ngalam! What a warm welcome…

 

Terima kasih ya teman-teman Jawa Timur saya yang sangat baik hati… Kalau ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi, kalau ada umur panjang boleh kita berjumpa lagi…!

Advertisements

4 responses

  1. lho! kameramu ketinggalan d lobby?? balik ga jadi nya??
    jalan ma Soe ga pk poto2 ya? padahal ngaku nya tukang poto 🙂 hehehe…. emang bawaan nya gitu, sering merasa kalo manusia sudah diperbudak budaya digital, dan sering kita melewati momen luar biasa, cuma gara2 kita repot sama kamera 🙂 hehehehe

    see u later!

    Like

    • Iya tapi dibalikin sama bellboynya pagi besoknya. Hehehe…
      iya nih, padahal aku sudah cantik2 ga difoto sama Soe :p kalo aku kan bukan tukang foto, jadi most of the time, aku capture the moment nya pake mata aja :p

      Like