Challenge 25

Standard

Berbeda dengan di Indonesia, di sini minuman beralkohol dijual bebas, dan harganya pun tidak terlalu mahal. Jadi, pada dasarnya siapa saja yang berusia di atas 18 tahun bisa mengkonsumsinya. Yap! Di sini, 18 tahun adalah usia legal meminum minuman beralkohol, bukan 21 seperti di Indonesia.

Akan tetapi, banyak supermarket menggunakan istilah Challenge 25. Maksudnya Challenge 25 adalah, kalau kamu tidak terlihat seperti berusia 25 tahun ke atas, maka untuk membeli minuman beralkohol itu kamu akan diminta mengeluarkan kartu identitas yang membuktikan kalau kamu sudah cukup umur. Bukan apa-apa… mungkin karena banyak anak-anak muda berwajah tua di sana, jadi mereka merasa bisa membeli asalkan tampangnya tuwir.

“Can I have your ID for the smirnoff please?”, kasir supermarket itu bertanya kepada saya.

Maklum, ternyata tampang saya masih dianggap dibawah 25 oleh mereka. Padahal… padahal… padahal kan… >_<‘

Bukannya nyombong yah… tapi memang tampang saya ga keliatan seperti mau ambil Post Graduate di sini :p Nyombong deng… tapi ga papa kan? Selama ada yang masih bisa disombongin, boleh lah nyombong sesekali. Bukan cuma orang barat aja yang mengira saya masih kecil, bahkan orang asia sekali pun nggak tau kalau saya lebih tua dari kebanyakan dari mereka. Mr Nottingham aja ga percaya waktu saya kasih tahu umur asli saya (yang lebih tua 2-3 tahun di atas dia :p)

Malah, kemaren Mr Atheist bilang kalau muka saya waktu umur 21 sama muka saya sekarang nggak ada bedanya. Sedangkan waktu saya umur 21 teman saya bilang muka saya sejak SMA sampe umur 21 tidak berubah. Saya menyimpulkan, muka saya belom berubah sejak SMA. Enak yah? Apa gara-gara selama ini saya dengan si Onyed yang lebih muda dari saya 5 tahun itu ya makanya saya mukanya muda terus?

Tapi keawet mudaan saya ini tidak ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan adik saya si Lala itu. Kalau liat dia, yang terbayang bukan anak SMA atau perempuan berusia 20 an. Tapi… tapi… tapi… Anak SMP!! Iri ga sih iri ga sih?

Nggak juga…

 

Advertisements

4 responses

  1. Kalau kata orang2, orang barat itu mukanya boros karena suhu udara di sana rendah sehingga jarang berkeringat/muka tidak berminyak, jadi cepat keriput.

    Like

  2. Samarindang bok… eke juga digituin kalo beli red wine, kadang cuma dilirak-lirik curiga sama kasirnya, ada yg terang2an minta IDcard, hihi…
    Sama kalo pergi ke Ü30-party (Over 30yo party), kudu siap2 paspor deh! Pdhal eke kan dah 35 taun…
    Kayaknya memang orang bule deh yang mukanya boros…

    Like

    • Nah itu juga kecurigaan gwe… merekanya aja yang mukanya boros, makanya kalo liat orang asia cakep langsung ga percaya aja… Makanya perawatan dong…

      Like