500 days of Byq

Standard

Oke… Saya mengakui bahwa judul entry saya kali ini memang tidak kreatif. Biasanya juga judul entry saya tidak kreatif, tapi kali ini bukan cuma tidak kreatif, tapi juga obvious mengenai apa yang akan saya bicarakan kali ini. Ini semua adalah salah Mr. Atheist dan teori barunya mengenai karakter dalam film (500) Days of Summer. Katanya, gwe mengingatkan dia pada Summer, dalam cerita film tersebut.

Awalnya saya tidak terlalu bernafsu nontonnya. Biasa, lagi jomblo, lagi hepi, males juga nonton lovey dovey drama. Takut mupeng juga sih. Tapi tapi tapi, Mr Atheist ini sampe kekeh banget saya harus nonton. Bukan cuma dicariin link buat download, saya juga dikasih download manager (mungkin dia tau saya males banget download 20+ part film itu). Karena ke-kekeh-an nya lah makannya saya akhirnya mendowonload semuanya.

Sebelom saya selesai mendownload, saya sempat chat dengan salah seorang teman saya yang sekarang lagi di Indonesia. Saya pun bilang bahwa saya sedang disuruh download film tersebut karena KATANYA saya mirip dengan si Summer. Saya tanyalah dia sudah nonton atau belum, dan dia reaksinya adalah: “Oh iya, bener juga yah. Nonton gih, biar lo liat sendiri lo tuh kaya apa…”

PLAK!!!

Saya tidak ingin membuat spoiler, tapi saya memang tidak rela kalau saya disamakan dengan karakter Summer ini. Saat menontonnya pertama kali, saya berpikir… oh, she’s kind of cool. Tapi lalu, saya mulai bertanya-tanya, did I treat anyone like she does? Saya bertanya pada Mr. Atheist dan dia bilang, “yap I was his Summer…”

PLAK!!!

I thought I have got enough punched this year but apparently I was wrong. Kalo kemaren saya diingatkan bahwa saya tidak cukup baik pada diri saya sendiri, maka kali ini saya diingatkan bahwa saya ternyata tidak cukup berbuat baik pada orang lain. Malah… I probably hurt many people who loved me. Hanya karena saya seenaknya sendiri melakukan hal-hal yang saya suka.

Karena galau, maka waktu Miss Musician SMS saya malam itu, saya pun curcol ke dia. Saya ngadu kalau saya disama-samain sama Summer, dan nanya apakah dia sudah nonton film tersebut. Bukannya mendapat pembelaan, saya malah dapat balasan kaya gini: “i agree with them. Hehe just kidding. Actually I don’t think you are that bad like summer but I can understand why they said that…”

PLAK!!!

She could understand huh? Bahkan orang yang baru kenal saya selama 3 minggu saja bisa bilang kaya gitu? Oh tidak…

Advertisements

Comments are closed.