Malala, Again :)

Standard

Senang rasanya saya mendengar bahwa Malala Yousafzai memenangkan Nobel Perdamaian tahun 2014 ini. Meksipun gadis ini baru berumur 17 tahun, tapi saya sama sekali tidak ragu bahwa dia layak mendapatkan penghargaan bergengsi ini. Saya ingin mengucapkan selamat pada Malala atas penghargaan yang diterimanya — meskipun mungkin dia tidak pernah akan sampai ke blog ini untuk membacanya, dan juga berharap penghargaan ini akan membantunya untuk meneruskan perjuangannya memberikan pendidikan kepada semua anak, terutama di negara-negara dengan teroris — melalui Malala Foundation.

Ya.

Saya memang tidak bosan-bosannya bicara tentang gadis pemberani satu ini. Kebanyakan orang hanya tahu mengenai kisahnya ketika diincar oleh Taliban, dan ditembak di kepala, dan selamat setelah dibawa untuk dioperasi di Inggris dua tahun yang lalu. Setelah itu, tidak banyak yang mengikuti sepak terjang Malala, sampai diluncurkan buku I AM MALALA yang kemudian mengingatkan kembali pada kita bahwa hidup di negara yang relatif aman, dan lingkungan yang relatif enak membuat kita tidak sadar beruntungnya kita memperoleh pendidikan yang tinggi.

Video ini merupakan rekaman wawancara Malala di salah satu acara televisi di Amerika Serikat. Tidak hanya berhasil membuat penonton bersorak mendukungnya, namun juga membuat pembawa acaranya, Jon Steward terpaku dan tidak bisa bicara apa-apa.

Kalimatnya yang paling powerful menurut saya adalah saat dia menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak.

“… So I think education is the best way. People would be thinking, just going to school, learning about Chemistry and Physics and Maths, and that’s it. Going to school is not only learning about different subjects, it teaches you communication, it teaches you how to live a life, it teaches you about history, it teaches you about how science is working. And other than that, you learn about equality. Because, students are provided the same benches, they sit equally.It was an equality, it teaches students how to live with others, how they get to accept each others languages, how to accept each others tradition, and each others religion. It also teaches us justice. It also teaches us respect. It teaches us how to live together…”

“… Jadi, saya pikir pendidikan adalah jalan terbaik. Orang-orang berpikir, pergi ke sekolah belajar Kimia, Fisika, Matematika. Sudah. Pergi ke sekolah tidak hanya untuk belajar berbagai mata pelajaran, [sekolah] mengajarimu bagaiamana untuk berkomunikasi, mengenaik bagaimana menjalani kehidupan, [sekolah] mengajarimu tentang sejarah, tentang bagaimana ilmu pengetahuan digunakan. Selain itu, kamu juga belajar mengenai persamaan. Karena siswa diberikan kursi yang sama, mereka duduk sama rendah. Itu mengenai persamaan. [Sekolah] juga mengajari siswa bagaimana hidup dengan orang lain, bagaimana mereka harus menerima bahasa [siswa] yang lain, bagaimana menerima tradisi yang lain, bagaimana menerima agama yang lain. Juga mengajari kita tentang keadilan. Juga mengajari kita mengenai rasa hormat. [Sekolah] mengajari kita cara hidup berdampingan…”

Saya setuju dengan yang dikatakan Malala. Saya percaya bahwa sekolah umum yang waras akan mengajarkan pentingnya toleransi. Bahwa membully siswa lain yang minoritas itu salah, atau mengganggu siswa lain yang lebih lemah itu tidak baik. Itu kenapa saya percaya bahwa orang-orang yang suka ribut-ribut merusak rumah ibadah orang lain adalah orang-orang yang tidak berpendidikan. Saya tidak bilang mereka bodo, tapi menurut saya mereka tidak mendapatkan pendidikan, seperti yang Malala sampaikan di atas.

Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada Malala atas penghargaan Nobel Perdamaian yang diterimanya, meskipun harus berbagi dengan Kailash Satyarthi. Selamat berjuang 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s