Tag Archives: skripsi

Indonesia VS Malaysia di Mata Bybyq

Standard

Beberapa hari lamanya saya dan adik saya si Mon itu terlibat di pembicaraan mengenai Indonesia versus Malaysia. Dan sebagai warga negara yang baik (yang meskipun sering dianak tirikan dan sering tidak dianggap oleh warga negara yang lain) saya merasa tersinggung dengan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia.

Saya dan Mon berandai-andai, apa yang akan kami lakukan seandainya kami ini adalah pemerintah republik Indonesia. Apa yang akan kami lakukan terhadap Malaysia?

Memutuskan hubungan diplomatik sepertinya merupakan satu langkah strategis. Saya tidak mengerti apa yang ditakutkan oleh pemerintah kita sampai menarik diplomat kita dari sana saja tidak bisa. TKI yang ada di sana, juga bisa ditarik pulang, toh masih banyak negara-negara lain yang mau memakai TKI dan saya yakin sebenarnya pemerintah bisa memberikan lapangan pekerjaan. Kalau mau. Tapi sayangnya saya tidak melihat niatan tersebut dari Pemerintah Republik Indonesia.

Read the rest of this entry

Advertisements

Kebijakan Kampus, Kebijaksanaan Dosen

Standard

Ealah Byq… Byq…

Udahl ama nggak posting, sekalinya muncul kok mengeluh wae. Harap maklum adanya, namanya juga mahasiswa ‘hampir’ lulus dan masih dikejar revisi. Tapi kali ini, saya berharap entry ini tidak hanya menjadi keluh kesah seorang mahasiswa saja, tapi juga masukan buat pembaca yang kebetulan berprofesi sebagai pengajar, atau bekerja di lingkungan pendidikan.

Mari?

Yuuk…

Read the rest of this entry

H-7

Standard

Ya, betul sekali, H-7 dari pengumpulan soft cover untuk skripsi…

Gara-gara blog tetangga ngomongin H-8, saya jadi terinspirasi untuk menulis tentang H-7. Benar-benar blogger yang tidak kreatif. Tentu saja, kreativitas saya sudah habis untuk mengarang skripsi… oops. Maafkan saya Bu Dosen yang membaca blog ini *menunduk dalam-dalam seperti orang jepang*

Sudah beberapa hari ini saya bertahan untuk tidak online, terutama tidak ngeblog, karena tentu saja, saya harus mengistirahatkan jari-jari tangan saya yang sudah seharian mengetik, dan mengedit skripsi saya. Belum lagi otak saya perlu diistirahatkan dari memikirkan susunan kata-kata setelah seharian memikirkan bagaimana karangan yang indah untuk bab pembahasan. Tetapi, hari ini pertahanan saya jebol.

Read the rest of this entry

Bybyq Sedang Marah

Standard

Sebenarnya menulis skripsi tidak semenyiksa itu apabila… hm… tidak semenyiksa itu.

Serius. Saya tidak sedang menghibur diri dengan membuat pernyataan yang mungkin bertentangan di kepala banyak orang. Memang semua orang harus menjalani proses mengerjakan tugas akhir ini, bukan? Saya melihat adik saya yang mengerjakan tugas akhirnya berupa proyek yang menurut saya jauh lebih dekat dengan penyiksaan dan pembantaian, daripada skripsi yang notabene tugasnya hanya menulis saja.

Tapi kejadian-kejadian yang saya alami selama proses pembuatan skripsi saya ini membuat saya menjadi berpikir bahwa sebenarnya ada sebuah konspirasi. Konspirasi yang sengaja dibuat untuk menjegal saya menuju ke ruang sidang. Untuk mengagalkan saya lulus dari kampus itu.

Read the rest of this entry

Satu Hari

Standard

Beberapa hari yang lalu saya mendapat tawaran pekerjaan untuk menulis, oleh salah seorang yang saya kenal dari sebuah forum dulu. Baru kali ini lho, saya mendapatkan tawaran untuk menulis, dan apalagi ternyata calon klien saya baik hati dan sangat sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya yang newbie dalam bidang freelancing ini.

Akhirnya saya diberi waktu bebas untuk menulis, dan bebas menentukan topik apa yang saya inginkan. Saking kepengennya saya mendapatkan pekerjaan ini, saya membutuhkan berhari-hari untuk berpikir dan mengulang-ulang pekerjaan yang sama. Tentu saja di sela-sela mengerjakan skripsi yang menyiksa, pekerjaan ini malah menjadi semacam hiburan yang menyenangkan.

Read the rest of this entry

#Skripshit

Standard

Tagar ini dipopulerkan oleh salah seorang teman blogger yang sudah lama nggak ngeblog, dan sama seperti temannya yang satu lagi mengabaikan blognya. Kata skrpishit digunakan sebagai plesetan dari skripsi, dengan menggabungkan kata skripsi dan shit, artinya “segala sesuatu yang menyebalkan dan memuakkan dan berhubungan dengan skripsi”

Penelitian membuktikan bahwa selain pada kata skripsi, “shit” juga bisa ditempelkan pada kata tesis, menjadi teshit, dan disertasi, menjadi disertashit. Apakah itu membuktikan bahwa hampir semua tugas akhir ternyata memang memiliki sisi menyebalkan dan memuakkan? Oh tentu saja, karena kalau tidak, ngapain topik ini saya angkat menjadi topik tulisan kali ini?

Read the rest of this entry

E D U

Standard

Beberapa minggu yang lalu gwe menulis review tentang sebuah film berjudul “An Education”. Ya, ya, gwe tahu beberapa orang memang sengaja men-skip bagian review-review itu, mungkin karena nggak penting, atau karena ditulis dalam bahasa Inggris. Atau… Karena reviewnya ditulis dengan bahasa Inggris yang berantakan, jadi bikin males.

Apapun itu lah. Sebenernya film ini nggak terlalu populer, menurut gwe. Hampir tidak ada satupun aktris maupun aktor yang gwe kenal di sana.tentu saja gwe hanya mengenal beberapa selebriti yang terkenal. Kami biasa clubbing bareng di club Paris dengan Paris Hilton Dan sepanjang yang gwe tahu, nggak banyak orang yang membicarakan film ini. Intinya ini bukan film box office deh, lalu kenapa gwe suka film ini?

Read the rest of this entry

Bybyq! What Were You Thinking?

Standard

Yang dulunya baca blog gwe yang lama mungkin udah familiar dengan judul semacam ini. Yak betul sekali, MWWYT adalah kumpulan kisah menyedihkan seorang anak manusia, dan hari ini, berhubung tidak ada MWWYT di sini, gwe hanya bisa mengatakan, “BYQ! What Were You Thinking?”

Saran gwe, untuk bisa lebih mendalami apa yang akan gwe ceritakan dalam entry kali ini, bolehlah mampir-mampir ke link yang saya sudah berikan di atas, karena ini sangat penting dan bermanfaat bagi mahasiswa-mahasiswa lain agar tidak melakukan kesalahan yang sama di kemudian hari.

Read the rest of this entry

From Solo With… Love?

Standard

Oh… Gwe belom woro-woro sebelomnya ya kalau gwe mau ke Solo? Baiklah, sekedar pengumuman, sekarang gwe udah ada di Solo setelah perjalanan yang penuh dengan cerita. Cerita tentang perjalanannya nanti saja, I just want to make it quick.

Gwe ada di Solo sejak beberapa jam yang lalu. Pendaratan berlangsung mulus. Langit cerah, tapi nggak panas menggila seperti di Jakarta. Hari ini terasa indah seketika. Ada yang iri dengan kepergian gwe ke Solo? *tertawa sinis*

Read the rest of this entry

Pundung

Standard

Papa bilang, Bybyq itu adalah orang yang mudah putus asa.

Awalnya sih nggak terima dibilang kaya gitu. Ya iya lah, gwe merasa sebenernya gwe ini adalah sesosok yang tegar dan pantang menyerah. Tapi kejadian pemecundangan beberapa hari yang lalu membuktikan bahwa Papa lah yang benar dan Bybyq yang salah. Dan gwe selalu sebel kalo itu terjadi.

Pundung. Gwe ga tau itu bahasa apa. Kalo bahasa orang Solo, kami menyebutnya mutung.

Artinya… hm… mirip-mirip dengan ‘putus asa’ tapi nggak tepat seperti itu. Pundung atau mutung itu berada di antara ‘ngambek’ dan ‘putus asa’. Dan itu yang dikatakan si Mon tentang gwe beberapa waktu ini. Intinya gwe lagi menolak segala sesuatu yang berbau skripshit skripsi.

Salahkah kalo gwe pundung?

Read the rest of this entry